mengenal mereka mungkin bukan hal yang sulit
karena sudah begitu banyak detik yang aku lalui bersama mereka
yang sulit adalah bagaimana aku memahami mereka
karena terkadang aku masih begitu sering membuat mereka
marah, kesal, BT, susah, repot, dll.
Begitu banyak karakter mereka yang harus aku pahami,
mungkin sejauh ini aku sudah cukup mengerti,
walalupun masih sering terlupakan sehingga membuat mereka jadi tersakiti:
mereka di mataku :
Amel :
sahabatku yang ini penuh dengan ide kreatif di kepalanya.
wajahnya yang selalu memberikan senyum membuat banyak orang
menyukainya. strwberry yang sering menjadi inspirasi buat dia.
Semua masalah yang dihadapinya hampir dihadapi dengan kekuatan hatinya,
sampai jarang sekali melihatnya menangis. Pintar, jago bermain musik,
supel, cantik, itu kelebihan yang dia miliki. ' Amel sayang Nawang "
kata - kata itu yang paling membuat aku menjadi lebih kuat.
Pelajaran paling berharga yang pernah diberikannya adalah menghadapi masalah
tampa air mata, karena berapa pun debit air mata yang mengalir
tidak akan pernah mengurangi masalah apalagi menyelesaikannya. Entah sudah
berapa senyumanku yang dibuat olehnya, yang pasti sudah tak mampu lagi kuhitung
di dalam kepalaku karena sudah begitu sering dia membuat aku tertawa dengan tingkah
dan cerita - cerita menariknya itu.
Betsy :
Sahabat yang memiliki begitu banyak sahabat di dunia ini. Begitu banyak orang yang
mencintainya sebagai seseorang yang dapat memberi ketenangan dalam hidup.
Dalam hidupnya hampir tidak pernah memandang seseorang dari sisi negative.
Semua orang dianggapnya orang yang baik. BAhkan orang yang pernah menyakitinya sekalipun
dinilainya sebagai orang yang memberikan pengalaman berharga dalam hidup, bukan sebagai
musuh yang harus dibenci. Sahabatku yang hidup dengan bermodalkan cinta kasih.
Begitu banyak pegalaman yang cukup tragis saat berjalan bersamanya, tapi kemudian dibuatnya
menjadi cerita yang lucu sehingg aku bisa tersenyum, bahkan tertawa saat mengingatnya.
Betsy yang mengajariku bagaimana memandang suatu cobaan sebagai sesuatu yang dapat menguatkan
aku untuk hidupku selanjutnya. Belajar bagaimana aku harus bersyukur pada Tuhan atas apa
yang aku miliki saat ini. " Tuhan itu adil wang " kata - kata yang pasti dia ucapkan
saat aku mengeluh karena cobaan yang Tuhan berikan untukku.
Fang - Fang :
Sahabat dengan kepolosan dalam hidupnya. Tidak pernah menghitung untung rugi dalam setiap
bantuan yang diberikannya bagi sesama. Tidak pernah berfikir bagaimana orang lain membalas
apa yang sudah dia berikan. Yang dia tahu hanyalah membantu dan entah apa yang nanti akan
dia dapat. Sahabatkuw yang hampir selalu setuju dengan rencana - rencana yang akan kita buat
" gwe ngikut aja deh " kata - kata itu hampir selalu terlontar dari mulut mungilnya itu.
Dia yang selalu membuat aku dan kita semua bahagia dengan
keikutsertaanya di setiap momen yang kita buat
karena hidupnya yang simpel maka dia selalu bersuka di setiap harinya. Fang - fang sebagai
yang tertua di antara kami, tapi justru yang paling sering mengalah supaya kita semua bisa
lebih berbahagia.
Finny :
Sahabatku yang paling cantik. kesempurnaan wajah dan tubuhnya membuat begitu banyak laki - laki
yang menginginkannya menjadi tempat untuk berbagi cinta. Seorang sahabat yang selalu merelakan
rumanya untuk kami singgahi saat haus, lapar, lelah, sedih, senang, kapanpun kami mau kami bisa
menggunakan rumahnya. Sahabat yang rumahnya telah menjadi saksi bisu atas kisah - kisah kita.
Finny yang selalu mengingatkan aku " Tubuh kita itu bait Allah, harus dijaga wang."
selalu mengajariku bahwa seiap wanita itu cantik. MEmberikan referensi tentang produk -produk
perawatan, karena bagaimanapun tubuh harus djaga dengan sebaik - baiknya. Finny yang selalu
ingin melihat aku terlihat lebih cantik dari sebelumnya.
Hanya sedikit saja yang bisa aku tuliskan di sini mngenai mereka. Sahabat2 terbaikku.
yang sekalipun kita jauh, teta saling menjaga, tetap saling bercerita, tetap saling
menyayangi. Mereka adalah saudaraku, yang entah kapan bisa aku buat bahagia?
seperti mereka telah membuat aku begitu berbahagia.
Kamis, 03 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar